Halo Sahabat Muda Bersahaja
Kapan Nikah?
Topik yang selalu menarik untuk dibahas.hehe ...
Teori sebab akibat sangat dekat dengan kehidupan menikah. Berikut ini sedikit cuplikannya ...
Jika sudah saling sadar menikah untuk tujuan ibadah, mempertebal keimanan kepada sang Khalik, insya allah, tidak ada keraguan,saling berprasangka buruk, kemarahan,rezeki sereeeett atau permasalahan yg berlarut larut.ibarat kata kena larutan,langsung "adem" gak pake lama ^_^
Gambar : http://nandasyahrul25.blogspot.com
Bagi rekan yang sudah berumah tangga, monggo..diluruskan lagi niat awalnya. Hentikan kegiatan lirik kiri kanan, ingat pasangan yang sudah dimiliki lalu disyukuri. Kebahagian dunia saja yg diutamakan gak akan ada habisnya. Sudah sisihkan waktu utk tadabbur quran bareng pasangan?ikut pengajian al quran dan sunnah? kalau sempit waktunya,materi deh..Sudah ada tabungan bwt umroh bareng?atau tabungan naik haji bareng? atau minimal sedekah rutin ke lembaga sosial/sekolah dlsb?jika belum..mungkin rumah tangga yg dijalani saat ini masih susah "adem".benar gak?
Belajar dari rumah tangga teman2 yang susah "adem", ya permasalahannya hampir sama, nilai ibadah yang diusahakan sangat minim. Banyak ibadah lainnya yang bisa diusahakan, apalagi rumah tangga berusia muda. Dimulai dari kehidupan keluarga, insya allah bangsa ini akan lebih baik dengan generasi penerus yang baik akhlaknya.
Banyak hikmah yang bisa diambil oleh si "single" agar lebih siap. Jika semuanya baik,tentunya dunia ini tidak seimbang. Selalu ada baik dan buruk, manis dan pahit serta antonim lainnya. Satu hal yang pasti sebagai muslim kita tetap wajib untuk saling mengingatkan.
Tulisan ini sekedar brainstorming, terutama untuk saya ^_^ Bukan maksud menggurui, kadang kita suka terlupa,tertipu rayuan dunia,yg katanya hanya seujung jari kuku saja kenikmatannya bila dicelupkan ke lautan luas ^_^
Kapan Nikah?
Topik yang selalu menarik untuk dibahas.hehe ...
Teori sebab akibat sangat dekat dengan kehidupan menikah. Berikut ini sedikit cuplikannya ...
Jika sudah saling sadar menikah untuk tujuan ibadah, mempertebal keimanan kepada sang Khalik, insya allah, tidak ada keraguan,saling berprasangka buruk, kemarahan,rezeki sereeeett atau permasalahan yg berlarut larut.ibarat kata kena larutan,langsung "adem" gak pake lama ^_^
Bagi rekan yang sudah berumah tangga, monggo..diluruskan lagi niat awalnya. Hentikan kegiatan lirik kiri kanan, ingat pasangan yang sudah dimiliki lalu disyukuri. Kebahagian dunia saja yg diutamakan gak akan ada habisnya. Sudah sisihkan waktu utk tadabbur quran bareng pasangan?ikut pengajian al quran dan sunnah? kalau sempit waktunya,materi deh..Sudah ada tabungan bwt umroh bareng?atau tabungan naik haji bareng? atau minimal sedekah rutin ke lembaga sosial/sekolah dlsb?jika belum..mungkin rumah tangga yg dijalani saat ini masih susah "adem".benar gak?
Belajar dari rumah tangga teman2 yang susah "adem", ya permasalahannya hampir sama, nilai ibadah yang diusahakan sangat minim. Banyak ibadah lainnya yang bisa diusahakan, apalagi rumah tangga berusia muda. Dimulai dari kehidupan keluarga, insya allah bangsa ini akan lebih baik dengan generasi penerus yang baik akhlaknya.
Banyak hikmah yang bisa diambil oleh si "single" agar lebih siap. Jika semuanya baik,tentunya dunia ini tidak seimbang. Selalu ada baik dan buruk, manis dan pahit serta antonim lainnya. Satu hal yang pasti sebagai muslim kita tetap wajib untuk saling mengingatkan.
Tulisan ini sekedar brainstorming, terutama untuk saya ^_^ Bukan maksud menggurui, kadang kita suka terlupa,tertipu rayuan dunia,yg katanya hanya seujung jari kuku saja kenikmatannya bila dicelupkan ke lautan luas ^_^
Menikah Untuk Ibadah
Reviewed by Soezack
on
Senin, Maret 23, 2015
Rating:
