Senja berakhir begitu cepat
Hitam bersama kilatan cahaya
Gemuruh Saling bersahutan
Kemana bulan?
Kemana bintang?
Keduanya enggan menyapa
Hitam bersama kilatan cahaya
Gemuruh Saling bersahutan
Kemana bulan?
Kemana bintang?
Keduanya enggan menyapa
Hanya angin yang datang,
menjelma semakin dingin
Menusuk malam yg sunyi
Apakah ini pertanda hujan?
Atau malam hanya rindukan kemarau?
menjelma semakin dingin
Menusuk malam yg sunyi
Apakah ini pertanda hujan?
Atau malam hanya rindukan kemarau?
Belum sampai terlelap mimpi
akhirnya penantianku terjawab
Selamat tinggal malam kemarau
Hujan deras akhirnya hadir
bersama aromanya yang khas
akhirnya penantianku terjawab
Selamat tinggal malam kemarau
Hujan deras akhirnya hadir
bersama aromanya yang khas
Muhammad Reza
23:13
100816
23:13
100816
Menanti Hujan
Reviewed by Soezack
on
Rabu, Agustus 10, 2016
Rating:

keren jg puisinya gan
BalasHapuskunjungi balik ya
media2give.com